5 Langkah Yang Perlu Dilakukan Setelah Selesai Belajar Di Kursus Online

Kursus online memiliki banyak kelebihan. Online, menjadikannya lebih gampang diakses dengan semakin mudahnya akses ke internet. Fleksibel, karena cara belajar yang beragam dari live program via Zoom atau yang berbentuk rekaman yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Kelebihan lainnya adalah harga yang cenderung terjangkau atau bisa disesuaikan dengan kemampuan. 

ncsncs
Image source: Shutterstock

Dari yang gratis sampai dengan yang berbayar, dari kursus menulis konten sampai dengan topik-topik yang sedang tren seperti digital marketing, desain UX/IX sampai data analytics.
Pertanyaanya, apa yang kamu harus lakukan setelah kursus online berakhir? Yang sering muncul adalah, “apakah aku sudah cukup ilmu untuk memulai sesuatu, atau aku harus mengambil kursus yang lain?”

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga momentum setelah kursus online-mu berakhir:

  1. Tarik nafas dan buat rencana!
    Kursus telah selesai, ambil waktu untuk mereview apa yang kamu pelajari. Buat rencana yang spesifik, dan bisa diukur, bukan seperti rencana-rencana yang kamu buat setiap tahun baru datang. Arahkan pola pikir sesuai dengan rencana yang kamu buat, sebagai freelancer atau membuka usaha sendiri dengan produk atau layanan yang spesifik.
  2. Mulai dari sekarang!
    Bahkan tanpa pengalaman, kamu bisa mulai perjalananan karirmu sebagai freelancer. Pilih pekerjaan dari satu hal yang paling kamu kuasai. Situs freelance marketplace yang kamu bisa tuju adalah: Fiverr, Upwork, Sribulancer, atau freelancer.co.id. Bidang yang kamu bisa pilih dari Social Media Specialist, Virtual Assistant, Video Editor, atau Copywriter. Perbaharui CV, mulai buat portfolio sesuai bidang yang kamu pilih.
  3. Biarkan orang tahu.
    Banyak klien pertama dari seorang freelancer atau seseorang yang membuka usahanya sendiri adalah keluarga, teman atau orang-orang terdekat yang ada di sekitar mereka. Bagi minat kamu di media sosial yang kamu punya, sehingga lebih banyak orang tahu layanan yang sedang kamu tawarkan.
  4. Join Komunitas dan Networking
    Bergabunglah di komunitas, untuk update tren terbaru, menjalin hubungan dengan orang-orang dengan minat yang sama atau sekedar menawarkan jasa atau mencari informasi lowongan kerja terbaru. Kamu bisa mulai ikutan Komunitas Remote Workers di Remote Skills Academy.
  5. Lawan ketakutan yang kamu punya.
    Kamu sudah memilih, sekarang mulai bertanggung jawab dengan apa yang kamu pilih. Memberanikan diri untuk ngomong langsung tentang layanan/ produk kita pasti menakutkan. Tapi kalau tidak sekarang, kapan lagi? Ambil setiap kesempatan yang ada, kunci nya adalah bercerita, bukan menjual.

Menjadi freelancer atau membuka bisnis sendiri, membuat kita berada di posisi untuk mengerjakan semua sendiri. The struggle is real–mulailah belajar aspek-aspek lain diluar bidang spesifik pekerjaan, seperti kemampuan administrasi sederhana, mengatur waktu, keuangan hingga mengatur bagaimana kondisi mental yang harus seimbang antara pekerjaan dan kehidupan diluar pekerjaan. Teruslah mencoba dan teruslah berjalan!

Andriyan

Do you want the latest Future of Work articles straight into your inbox?

Related Articles

AITP-1-of-66
From Waiter to Remote Worker: How Reskilling has Changed My Life

“I used to work as a waiter for 4 years, working 8 hours a day, taking orders and serving food for customers in a famous …

Read More
ryan-mendoza-_in8No6ABMw-unsplash
The Remote Skills Academy at 8 Months: Numbers, Stories, & Reflections

“Why 8 months?”, you might ask. It’s an unusual timeline to refer to, indeed. But this is 2020, and everything is unusual 😊 Back in …

Read More
Screen Shot 2020-05-14 at 18.32.08
Remote Skills Academy: Virtual Assistance Course Highlights

  While the first installment of our Remote Skills Academy may be over, the learnings, excitement and momentum gained from this experience are only beginning …

Read More
Do you want the latest Future of Work articles straight into your inbox?

Want to kickstart your career as a Virtual Assistant and work for global clients?